Pembantu Inval Banyak Dicari

September 7, 2009 at 10:26 am (Berita)

Artikel Terkait

Liputan6.com, Jakarta: Jelang Lebaran, banyak keluarga kelabakan karena pembantunya mudik ke kampung halaman. Padahal pekerjaan di rumah tidak bisa ditinggal begitu saja. Dalam situasi seperti ini, jasa pembantu rumah tangga (PRT) yang bersedia bekerja pada saat Lebaran atau inval banyak dicari. Melalui penyalur, mereka mematok tarif jasa harian yang tak sedikit.

Yayasan Budi Rahayu adalah salah satu penyalur yang menyediakan tenaga inval. Yayasan yang sudah berdiri 10 tahun ini menyalurkan 80 hingga 100 pekerja pembantu sementara. Dari tiap pekerja yang disalurkan, yayasannya menarik biaya administrasi Rp 500 ribu. Saibun turut memakai jasa inval. Ia bersedia membayar selama satu bulan Rp 2,4 juta. Saksikan selengkapnya video berita ini.(AIS)

Permalink 1 Komentar

Quran Raksasa Selesai Dibuat

Agustus 31, 2009 at 9:07 am (Berita) ()

Liputan6.com, Wonosobo: Ketekunan dan kesabaran Hayatudin, lulusan Pondok Pesantren Al Al Asy’ariah Kalibeber, Wonosobo, Jateng, berbuah manis. Belum lama ini ia berhasil membuat Quran raksasa sepanjang 210 sentimeter dan lebar 110 cm. Hayatudin mengerjakannya selama setahun. Quran itu di antaranya pernah dipesan almarhum mantan Presiden Soeharto dan Sultan Brunei Darussalam Hasanal Bolkiah.

Dalam proses pembuatannya, Hayatudin menemui berbagai kendala. Sering terlambatnya pasokan tinta khusus yang didatangkan dari Cina dan sulitnya memperoleh kertas dari Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) yang dibatasi. Dan jerih payahnya itu sepadan dengan hasilnya. Satu buah Quran dijual seharga antara Rp 200 juta hingga Rp 1 miliar. Simak selengkapnya video berita ini.(AIS)

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Pengamat Tak Percaya Jibril Teroris

Agustus 26, 2009 at 10:02 pm (Berita) ()


Pengamat terorisme Al-Chaidar

Artikel Terkait

Liputan6.com, Jakarta: Pengamat terorisme Al-Chaidar mengaku tak percaya dengan pernyataan polisi bahwa Mohamad Jibril, putra Abu Jibril, terlibat dengan jaringan teroris di Indonesia. Apalagi bila Jibril dikaitkan dengan aliran dana dari luar negeri. Kepada SCTV, Al-Chaidar mengaku mengenal baik keluarga Abu Jibril dan putranya Mohamad Jibril alias Riki Ardan, termasuk garis perjuangan Islam mereka. “Ini sangat tidak mungkin,” tegas Al-Chaidar, Rabu (26/8).

Al-Chaidar yang juga mengenal dekat dengan jaringan teroris Jamaah Islamiyah mengungkapkan bahwa Mohamad Jibril dididik dan dipersiapkan oleh ayahnya untuk bergerak di jalur intelektual dan tidak untuk jalan kekerasan. Salah satu caranya ialah dengan mendirikan Majelis Mujahid Indonesia atau MMI yang menurut Al-Chaidar bermain di wilayah politik, bukan kekerasan.

Menurut Al-Chaidar, selama ini Mohamad Jibril selalu bekerja “diatas tanah” atau terbuka seperti melalui situs arrahmah.com, dan buku serta majalah yang diterbitkannya. “Saya yakin tidak ada dari kelompok Abu Jibril ini yang menoleransi kekerasan karena ini sudah mereka putuskan sejak 2006,” ungkap Al-Chaidar.(LUC)

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Abu Jibril Bantah Anaknya Teroris

Agustus 26, 2009 at 10:01 pm (Berita) ()


Abu Jibril

Artikel Terkait

Liputan6.com, Tangerang: Abu Jibril menegaskan Mohamad Jibril, anaknya bukan anggota teroris. Hal itu diungkapkan Abu saat menjenguk putranya di Markas Besar Polri, Jakarta, Rabu (26/8). Ini adalah kali kedua Abu datang ke Mabes Polri [baca: Anak Masuk DPO, Abu Jibril Kecewa].

Sebelumnya Abu menilai tuduhan dan penangkapan terhadap anaknya adalah rekayasa polisi. Ia menganggap polisi tak mampu mengungkap pelaku teror pengeboman di Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, pada 17 Juli silam. Karena itu, tambah Abu, polisi lalu mencari kambing hitam [baca: Abu Jibril Tuding Polisi Rekayasa Tuduhan].

Pernyataan Abu itu disampaikan saat jumpa pers di Masjid Al Munawwarah, Pamulang, usai pengajian. Ketika konferensi pers berlangsung, puluhan orang dari Barisan Muda Betawi mendemo Abu. Mereka menuntut kegiatan pengajian dibubarkan karena dianggap eksklusif karena pengajian itu banyak dihadiri jemaah dari luar Kompleks Witana Harja, Pamulang.

Warga mengenal Abu tak lepas dari predikat teroris. Pada 2005 nama Abu dikenal penghuni kompleks karena tiga ledakan beruntun yang terjadi di halaman rumahnya. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Simak berita selengkapnya di video.(OMI/AND)

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Jibril Ingin Wawancara Eksklusif Noordin M. Top

Agustus 26, 2009 at 10:00 pm (Berita) ()

Artikel Terkait

Liputan6.com, Tangerang: Pemimpin redaksi situs berita Arrahmah.com, Muhammad Fakry, mengungkapkan bahwa pemilik perusahaan situs ini, Mohamad Jibril, ingin sekali mewawancarai secara ekslusif buronan teroris Noordin M. Top. “Jibril ingin sekali bertemu serta menulis jejak Noordin M. Top untuk bisa ditampilkan di situs Arrahmah.com,” ujar Fakry, Rabu (26/8), kepada ANTARA.

Namun, keinginan itu tak kesampaian karena Jibril kesulitan mencari jejak Noordin. Karena tidak berhasil mencari Noordin, akhirnya Jibril mewancarai pemimpin Mujahidin Taliban Pakistan melalui sambungan telepon dua pekan lalu untuk ditampilkan di situs Arrahmah.com.

Kendati begitu, Fachry menjamin Jibril tidak berusaha mendekatkan diri kepada Noordin. Menurut dia, antara Jibril dan Noordin tidak ada hubungan sama sekali apalagi yang berkaitan dengan ledakan bom Mega Kuningan, Jakarta, pada 17 Juli lalu. “Mungkin saja itu kabar yang sengaja dibuat-buat,” ujarnya.

Pada bagian lain Fachry menjelaskan, situs Arrahmah.com merupakan situs berita tentang dunia Islam dan jihad. Selama lima tahun berdiri, Arrahmah.com banyak mendapatkan pandangan miring dan kritik. Pandangan miring itu dilontarkan pihak yang tidak menyukai upaya situs itu yang mencitrakan perjuangan jihad.(LUC)

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Pengacara Jibril Tuding Polisi Langgar HAM

Agustus 26, 2009 at 9:59 pm (Berita) ()

Artikel Terkait

Liputan6.com, Tangerang: Penangkapan pemimpin redaksi ar-Rahmah, Muhammad Jibril, kembali memunculkan protes. Munarman, pengacara Muhammad Jibril, mengatakan bahwa penangkapan terhadap kliennya di Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Bantan, Selasa (25/8) telah melanggar Hak Asasi Manusia (HAM). “Secara sistematis tindakan polisi menangkap Muhammad Jibril sudah melanggar HAM,” ujar Munarman di Masjid Al-Munawarah, Rabu (26/8).

Dia mengatakan, apa yang dilakukan polisi dengan menangkap Muhammad Jibril sudah di luar koridor hukum. “Penangkapan Muhammad Jibril adalah bentuk penculikan terhadap seseorang dengan membawa kabur Muhammad Jibril tanpa alasan jelas,” kata Munarman seperti dikutip ANTARA.

Ia mengatakan, sebaiknya aparat kepolisian berkoordinasi dengan Abu Jibril sebagai orang tua Muhammad Jibril sebelum melakukan penangkapan. “Tetapi ketika Muhammad Jibril ditangkap oleh empat orang polisi berpakain bebas di Pamulang, barulah aparat memberitahukan bahwa anak Abu Jibril ditangkap,” ujarnya.

Munarman menambahkan, tim pengacara Muhammad Jibril akan mengajukan gugatan praperadilan atas penangkapan yang tidak sah terhadap kliennya.

Sementara itu, Abu Jibril mengaku terpukul atas apa yang dilakukan terhadap anaknya, termasuk menggerebek rumahnya tanpa ada surat-surat resmi. “Penangkapan dan penggeledahan kantor anak saya dan rumah saya itu tanpa ada surat perintah dari pimpinan kepolisian,” kata Jibril.

Nama Muhammad Jibril muncul saat kemarin Kadiv Humas Mabes Polri melakukan jumpa pers dan mengumumkan bahwa Jibril ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO). Jibril diduga sebagai penyalur dana jaringan teroris. Sekitar sejam setelah jumpa pers, Tim Densus 88 menangkap Jibril. Bahkan malamnya, markas Jibril di kawasan Bintaro digeledah. (ROM)

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Densus 88 Geledah Rumah Kontrakan Mohamad Jibril

Agustus 26, 2009 at 9:57 pm (Berita) ()


Kontrakan Mohamad Jibril (inset) yang digeledah Tim Densus 88.

Artikel Terkait

Liputan6.com, Tangerang: Kontrakan Mohamad Jibril, tersangka teroris di kawasan Bintaro, Pondok Aren, Tanggerang, Banten, Selasa (25/8) malam, digeledah tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri. Menurut warga, petugas membawa empat unit pemproses pusat (CPU), komputer jinjing, cakram padat, dan sejumlah buku.

Sementara itu dua orang penghuni rumah, Jirji dan Fahri yang diduga adalah staf tidak diamankan petugas. Rumah ini diduga dijadikan salah satu rumah produksi buku-buku yang bernuansa jihad. Mohamad Jibril selama ini aktif menulis tentang jihad di media yang dikelolanya. Salah satunya di situs arahmah.com. Polisi menduga Mohamad Jibril terlibat peledakan bom di Mega Kuningan dan berperan dalam aliran dana jaringan teroris.

Tim Densus 88 juga menggeledah rumah Abu Jibril yang merupakan ayah dari Mohamad Jibril di Jalan Arjuna Nomor 34 Perumahan Witanaharja, Pamulang, Tangerang. Dalam penggeledahan ini polisi membawa dua buah laptop. Sebelumnya Abu Jibril mendatangi Mabes Polri untuk mengklarifikasi kebenaran anaknya masuk daftar buron.(JUM)

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Abu Jibril Tuding Polisi Rekayasa Tuduhan

Agustus 26, 2009 at 9:56 pm (Berita) ()


Abu Jibril

Artikel Terkait

Liputan6.com, Tangerang: Abu Jibril, ayah Mohamad Jibril yang diduga anggota teroris, menuding bahwa tuduhan dan penangkapan terhadap anaknya adalah rekayasa polisi. Ia menganggap polisi tak mampu mengungkap pelaku teror pengeboman di Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, pada 17 Juli silam. Karena itu, tambah Abu, polisi lalu mencari kambing hitam. Pernyataan itu diungkapkan Abu Jibril dalam jumpa pers di Masjid Al Munawwarah, Pamulang, Tangerang, Banten, Rabu (26/8).

Soal kegiatan anaknya, Abu mengaku hanya mengetahui anaknya mengelola sebuah situs bernama Arrahmah.com. Abu mengaku tak tahu aktivitas lain di luar pengelolaan situs itu. Abu juga mempertanyakan tuduhan polisi bahwa Jibril berperan dalam aliran dana jaringan teroris. Sebab selama ini, Jibril kerap meminta uang pada Abu.

Arrahmah.com adalah situs yang menampilkan beragam berita internasional, termasuk jihad di dunia Islam. Jibril juga menyuarakan pikirannya melalui jejaring sosial di dunia maya Facebook dan percetakan Arrahmah Media. Saat ini situs Arrahmah.com tak bisa lagi dibuka dengan alasan dalam perbaikan.

Dalam konferensi pers ini, Jibril diwakili pengacaranya, Munarman. Munarman menegaskan bahwa penangkapan terhadap kliennya adalah penculikan. Mohammad Jibril dicokok oleh tiga orang berpakaian preman dan langsung dimasukkan ke dalam mobil, kemarin [baca: Anak Masuk DPO, Abu Jibril Kecewa].

Bersamaan dengan jumpa pers, terjadi demonstrasi dari kelompok yang menamakan diri Barisan Muda Betawi. Mereka menuding aktivitas pengajian Abu Jibril terkait teroris. Sementara itu, sejumlah aparat Kepolisian Sektor Pamulang berjaga-jaga di lokasi tempat konferensi pers digelar.

Kontrakan Jibril, di kawasan Bintaro, Pondok Aren, Tangerang, Banten, kemarin malam digeledah tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri. Menurut warga, petugas menyita empat unit pengolah pusat (CPU), komputer jinjing, cakram padat, dan sejumlah buku. Selengkapnya simak video berita ini.(AIS/LUC)

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Tiket Mudik Lebaran Ludes Terjual

Agustus 21, 2009 at 2:04 pm (Berita, info) ()


Antrean warga mendapatkan tiket KA di Stasiun Senen.

Artikel Terkait

Liputan6.com, Jakarta: Penjualan tiket kereta api kelas bisnis dan eksekutif di Stasiun Senen, Jakarta Pusat, bagi semua jurusan di Pulau Jawa untuk H-5 hingga H-2 Lebaran sudah habis terjual, Jumat (21/8). Sementara penjualan tiket kelas ekonomi baru dibuka pada H-7 atau sepekan menjelang Lebaran.

Biasanya setiap hari Stasiun Senen menjual karcis untuk semua jurusan di Pulau Jawa sebanyak 2.500 karcis. Namun sekarang ditambah jadi 5.000 karcis dan itu pun sudah habis terjual. PT Kereta Api Indonesia (KAI) berjanji akan menambah rangkaian dari enam gerbong menjadi jadi tujuh hingga sembilan gerbong. Ini dilakukan agar semua penumpang arus mudik Lebaran bisa terangkut.

Beberapa hari sebelumnya, tiket kereta api eksekutif untuk jurusan kota-kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur di Stasiun Gambir juga sudah habis terjual. “Tiket kereta untuk H-4 dan H-5 jalur utara dan selatan kelas eksekutif sudah habis terjual,” kata Kepala Stasiun Gambir Ata Sudarta [baca: Tiket KA Eksekutif Jelang Lebaran Ludes Terjual]. Simak selengkapnya dalam video berita ini.(IAN/DIO)

Permalink 1 Komentar

Al-Chaidar: JI Solid karena Pakai Asas Kekeluargaan

Agustus 20, 2009 at 1:56 pm (Berita) ()

Artikel Terkait

Liputan6.com, Depok: Polisi telah mengumumkan empat buronan teroris. Mereka adalah Syaifudin Zuhri bin Djaelani Irsyad (Syaifudin Jaelani atau SJ–Red) alias Ustad Syaifudin Zuhri alias Udin alias Soleh, Bagus Budi Pranoto, Muhammad Syahrir, dan Aryo Sudarto. Keempat buronan itu diduga kuat terlibat pengeboman di Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton, Jakarta, 17 Juli silam, yang menewaskan sembilan orang [baca: Buronan Polisi adalah Kakak Beradik].

Menariknya, Syaifudin Zuhri dan Muhammad Syahrir merupakan kakak beradik, putra dari Jaelani Irsyad. Keduanya pernah tinggal di Jalan Giring-Giring, Sukmajaya, Depok, Jawa Barat. Pengamat terorisme, Al-Chaidar menyatakan adanya hubungan kekerabatan para teroris merupakan hal yang wajar. Pasalnya, dalam organisasi Jamaah Islamiyah (JI) hubungan darah sangat berpengaruh. dia menambahkan, jajaran pimpinan JI didasari oleh hubungan darah. “Jadi mereka sangat solid,” katanya dalam diskusi Klub Buku SCTV di Studio SCTV, Jakarta.

Untuk itu, kata Al-Chaidar, hubungan persaudaraan melalui perkawinan sering digunakan untuk memperkuat dan mengembangkan organisasi JI. “Sehingga amat sulit diinfiltrasi dari pihak lain,” tukasnya.

Dengan minimnya infiltrasi membuat JI sangat solid. Tak ayal, polisi akan kesulitan untuk menangkap Noordin dan antek-anteknya. “Karena banyak yang melindungi,” katanya.(AND)

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Next page »